Sabtu, 7 Desember 2013. Saya bertemu dengan mantan kolega saya untuk makan siang, penanda kepergiannya esok hari menetap di luar negeri. Kami berdua makan dan ngobrol cukup lama, hingga beberapa jam terlalu. Ketika jam sudah mau pukul 17:00 sore, kami berpisah. Saya menuju pulang ke rumah. Lokasi restoran ke rumah saya tidak jauh jika menggunakanLanjutkan membaca “Perjalanan Pulang ke Rumah”
Arsip Tag:tulisan
Tamu Lama
Selamat pagi yang tak biasaTamu lama kini kembali datangPerjalanan jauh yang melelahkanMembuat aku terpaksa menerimanya Boleh mampir, asalkan tak lamaSekadar sapa-menyapaMengingatkan bahwa ada yang salahYa, memang harus berbenah-benah Kalaupun bermalam, aku tak soalSelama masih ramah sekitar rumahBiar malam ini masih indahMelihat bulan di cerminan permukaan Jika kawananmu tercurah datangJatuhlah dengan kedamaianMalam ini aku terus terjagaMenemaniLanjutkan membaca “Tamu Lama”
Elegi Malam
Tiada yang lebih menyedihkanSaat melihatnya dalam kesedihanTak menjadi adil rasanyaJika hanya hadir dalam sukanya Dalam gelap dirinya berceritaBeranikan diri ungkap isi hatinyaBulan seakan berjalan lambanTetapi telinga setia mendengarkan Diri ini tak tahu harus berbuat apaIkut terhenyuk dalam hempasan dukaTak satupun kata terucapHanya saling menguraikan air mata Lukamu kini, milikku juga
Berproses Dalam 35mm
Pada tahun 2017, saya bertemu dengan sepupu saya. Pada saat itu ada hal menarik yang dia bawa, yaitu SLR Canon EXee buatan tahun 60-an. Kamera klasik yang masih berfungsi, dengan masih menggunakan film 35mm. Di dunia yang serba digital saat ini, termasuk kamera, membuat saya bertanya kepadanya. “kok masih pake kamera film kayak gitu? Kenapa?”.Lanjutkan membaca “Berproses Dalam 35mm”
Pendidik yang Menang
Dahulu ketika saya sedang mengerjakan skripsi di S-1, saya mendapatkan pengalaman tak terlupakan. Pengalaman itu berkaitan mengenai pahamnya bahwa menjadi seorang pendidik itu lebih dari sekadar mengajar, tetapi juga memang mendidik. Mendidik yang dimaksudkan seperti apa? Mungkin pengalaman saya bisa memberi sedikit gambaran. Dosen pembimbing saya tidak hanya menjadi pahlawan untuk selesainya skripsi saya kalaLanjutkan membaca “Pendidik yang Menang”
Adilkah
Adil adalah sebuah konsep yang banyak juga diperjuangkan banyak orang. Butir Pancasila ke lima, juga berbunyi “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.” Semua ingin mendapat keadilan dan menentang sebaliknya. Namun apa arti adil itu sendiri? Jangan-jangan banyak yang berteriak adil, tetapi masih meraba-raba apa itu adil. Ada yang bilang adil itu sama rata, tanpa perbedaan.Lanjutkan membaca “Adilkah”
Peninggalan Berharga
Sebelum saya melanjutkan tulisan saya kali ini, sebelumnya saya ingin memberi penyanggahan dahulu, bahwa apa yang ingin disampaikan dalam tulisan ini bukan berarti mereduksi situasi yang berbeda pada setiap pembaca dengan apa yang saya ceritakan. Kembali terapkan APBN, Ambil Positif Buang Negatif. Bagi yang memiliki saudara entah kakak atau adik, pastinya pernah merasakan kekesalan terhadapLanjutkan membaca “Peninggalan Berharga”
Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang
Tanggal 11 September 2016, menjadi hari yang penuh pengalaman berharga di hidup saya. Pada saat itu saya dan juga salah satu teman saya mendapat kesempatan untuk mengikuti sebuah acara pemuda bernama We UP, dari sinode gereja saya di bawah Komisi Pengembangan Pemuda Sinode GKI – BPMS GKI. Acara tersebut berlangsung di Yogyakarta, tanggal 10 –Lanjutkan membaca “Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang”