Adil adalah sebuah konsep yang banyak juga diperjuangkan banyak orang. Butir Pancasila ke lima, juga berbunyi “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.” Semua ingin mendapat keadilan dan menentang sebaliknya. Namun apa arti adil itu sendiri? Jangan-jangan banyak yang berteriak adil, tetapi masih meraba-raba apa itu adil. Ada yang bilang adil itu sama rata, tanpa perbedaan.Lanjutkan membaca “Adilkah”
Arsip Penulis:rendikertas
Peninggalan Berharga
Sebelum saya melanjutkan tulisan saya kali ini, sebelumnya saya ingin memberi penyanggahan dahulu, bahwa apa yang ingin disampaikan dalam tulisan ini bukan berarti mereduksi situasi yang berbeda pada setiap pembaca dengan apa yang saya ceritakan. Kembali terapkan APBN, Ambil Positif Buang Negatif. Bagi yang memiliki saudara entah kakak atau adik, pastinya pernah merasakan kekesalan terhadapLanjutkan membaca “Peninggalan Berharga”
Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang
Tanggal 11 September 2016, menjadi hari yang penuh pengalaman berharga di hidup saya. Pada saat itu saya dan juga salah satu teman saya mendapat kesempatan untuk mengikuti sebuah acara pemuda bernama We UP, dari sinode gereja saya di bawah Komisi Pengembangan Pemuda Sinode GKI – BPMS GKI. Acara tersebut berlangsung di Yogyakarta, tanggal 10 –Lanjutkan membaca “Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang”
Melampaui Berani
Pada tahun 2018 ada sebuah kejadian menegangkan melibatkan papi saya dan ini adalah sebuah kisah nyata. Saat itu papi dan mami saya terpaksa berteduh di sebuah warteg, bersama beberapa orang yang sama-sama menghindari hujan. Saat itu masih siang, tetapi langit sedang muram, dengan hujan yang lebat. Tak lama waktu berselang, ada kejadian yang membuat jantungLanjutkan membaca “Melampaui Berani”
Kebaikan Tak Terduga
Ketika kuliah S-1 di semester akhir, saat itu saya perlu menjalani magang dan skripsi di satu semester yang sama. Para mahasiswa perlu mencari tempat magang yang mempersilakan menimba pengalaman praktik sesuai ilmu yang dipelajari, syukur-syukur bisa menjadi objek penelitian skripsi di tempat yang sama. Kendala kami dulu adalah mencari tempat yang mau menerima anak magang,Lanjutkan membaca “Kebaikan Tak Terduga”
Di Mata Orang Lain
Pernah dalam suatu acara, ada kegiatan di mana tiap peserta bisa menuliskan pendapat pribadinya terhadap kepribadian masing-masing peserta lainnya, selama acara berlangsung 3 hari dua malam. Saya menuliskan pendapat saya terhadap masing-masing peserta dan memasukkannya ke dalam botol yang sudah bertuliskan nama masing-masing peserta. Pada saat botol dibuka, saya mendapat banyak pendapat mengenai diri sayaLanjutkan membaca “Di Mata Orang Lain”
Obrolan Suatu Sore
Pada suatu sore, saat sedang bercengkrama dengan seorang kawan. Ia berkata “Kalau mau memberi, kita harus memberi sampai terasa sakit.” Saya hanya berusaha memahami maksud perkataan tersebut dalam pikiran dan menyimaknya. “Kalau memberi dalam kelebihan itu biasa, walau itu tetap baik. Tetapi, memberi dalam kekurangan itu baru luar biasa! Sama seperti pemberian dari si jandaLanjutkan membaca “Obrolan Suatu Sore”
Pernah Ternyata
Pernah aku meremehkan pelajaran bahasa Inggris dan matematika saat sekolah.Ternyata pekerjaan ku menuntut aku berhitung dan bicara dengan orang asing. Pernah aku sesumbar belum pernah dirawat di rumah sakit selama 23 tahun hidup.Ternyata diopname, operasi patah tulang, anestesi, infus, untuk pertama kalinya, akibat kecelakaan. Pernah tidak menyukai beberapa orang.Ternyata menjadi sahabat seperjuangan. Pernah memantapkan diriLanjutkan membaca “Pernah Ternyata”
2, 4, 8
Pada tulisan sebelumnya, berisikan pentingya perusahaan untuk tetap berorientasi dengan pelanggan, serta bisa membina hubungan dengan mereka. Semua ini dalam rangka mampu memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan, yang ingin dipenuhi oleh perusahaan. Mungkin, secara teori kebanyakan orang sudah paham bahwa orientasi terhadap pelanggan sudah keniscayaan, namun apakah banyak yang berhasil melakukannya? Dalam praktiknya bisa sajaLanjutkan membaca “2, 4, 8”
The Hermit
Di suatu kesempatan saat saya masih berkuliah S-1, saya mengikuti kegiatan himpunan mahasiswa jurusan, dan menjadi panitia acara bazar di kampus. Singkat cerita, salah satu pengisi stannya adalah jasa ramalan kartu tarot. Di sinilah sebuah pengalaman menarik terjadi. Panitia bazar mendapat jasa gratis untuk melakukan ramalan kartu tarot. Teman mengajak saya untuk memanfaatkan jasa gratisLanjutkan membaca “The Hermit”