Nasihat Dari Pengalaman

Di tahun 2024 ini, saya mendapatkan nasihat dari tiga orang berbeda mengenai relasi pasangan dalam rumah tangga. Nasihat ini diharapkan bermanfaat bagi saya untuk terus diingat selama nanti jika sudah bekeluarga.

Rasanya nasihat-nasihat dari orang yang saya kenal ini bisa jadi pengingat untuk kita semua.

Nasihat Orang Pertama
“Pernikahan itu gak mudah, kalau ikutin ego, bisa bubar! Kuncinya adalah harus ada yang mau mengalah satu sama lain.”

Nasihat Orang Kedua
“Nanti, kalau udah menikah, yang tadinya pas pacaran merasa sejalan, belum tentu pas nikah jadi beneran sejalan. Ingat dua hal ini: kamu perlu bisa mengerti dan menerima pasangan kamu nanti sebagaimana dia adanya.”

Nasihat Orang Ketiga
“Nanti saat sudah berkeluarga, perlu diingat 3 pesan saya:
1. Libatkan Tuhan dalam rumah tangga kamu, baik dalam setiap keputusan yang diambil, sebab rencana pernikahan kamu bukan hanya rencana kamu saja, tetapi ada rencana Tuhan di dalamnya.
2. Kasihilah pasangan kamu dengan segala lebih dan kurangnya, sebab ada hal-hal yang tak bisa berubah dari pasangan kamu yang belum tentu sesuai dengan harapan kamu, jadi kasihi pasangan kamu apa adanya dia.
3. Jika sudah menikah, ingat bahwa tidak ada lagi keluarga kamu dan keluarga aku! Yang ada adalah keluarga kita. Orang tua pasangan kamu adalah orang tua kamu juga dan sebaliknya.

Berikut nasihat-nasihat dari ketiga orang berbeda yang tentunya berangkat dari pengalaman mereka masing-masing dalam menjalin relasi pernikahan dengan pasangannya. Moga-moga ada hal baik bagi kita yang membacanya. Tentu tak mudah dilakukan, tapi layak direnungkan! Atau, mungkin ada yang mau menambahkan?

Sebagai penutup, berikut adalah pengalaman dari saya sendiri yang selama ini selalu saya ingat dan terapkan mengenai relasi dengan pasangan =

“Jika ada masalah dengan pasangan, segera komunikasikan dan fokus dengan solusi! Semakin berat suatu hal untuk diungkapkan, berarti semakin penting untuk dibicarakan.”

Diterbitkan oleh rendikertas

Seorang yang ingin menumpahkan isi pikiran dan pengalaman dalam tulisan.

Tinggalkan komentar