Tiada yang lebih menyedihkan
Saat melihatnya dalam kesedihan
Tak menjadi adil rasanya
Jika hanya hadir dalam sukanya
Dalam gelap dirinya bercerita
Beranikan diri ungkap isi hatinya
Bulan seakan berjalan lamban
Tetapi telinga setia mendengarkan
Diri ini tak tahu harus berbuat apa
Ikut terhenyuk dalam hempasan duka
Tak satupun kata terucap
Hanya saling menguraikan air mata
Lukamu kini, milikku juga